Ide Bisnis Perikanan yang Berpeluang Cuan

Indonesia sebagai negara maritim memang menyimpan segudang sumber daya alam yang potensial. Tidak banyak negara yang di dunia ini memiliki potensi ikan yang sangat beragam layaknya Indonesia. Berkat sumber daya alam yang melimpah ruah, maka tidak ada salahnya untuk mengembangkan bisnis perikanan.

Dalam dunia bisnis perikanan setidaknya ada tiga jenis yang perlu diketahui. Setiap jenis perikanan akan melibatkan pendanaan yang berbeda. Seluruh jenis akan dijelaskan secara singkat berikut

1. Usaha Perikanan Tangkap Langsung

Jika memiliki modal yang besar, biasanya orang akan memilih menjalankan usaha perikanan tangkap langsung. Jenis bisnis perikanan yang satu ini biasanya akan memerlukan kepemilikan kapal. Ada kapal yang kecil dan besar dan semuanya diatur dalam aturan yang berbeda. Kapal kecil yang biasa dipakai nelayan hanya perlu memiliki Bukti Pencatatan Kapal.

Kapal kecil yang dimaksud adalah kapal dengan kriteria di bawah 5 GT. Hanya saja kapal tipe ini biasanya tidak dilengkapi dengan pendingin listrik seperti yang ada pada kapal besar. Muatan ikan yang dibawa juga tidak banyak dan tidak bisa membawa banyak rekan guna mencari ikan. Berbeda dari kapal kecil, kapal besar harus mengurus persyaratan seperti SIUP, SIKPI, atau SIPI.

Orang yang bekerja dalam bisnis perikanan wajib mengetahui ikan mana yang tidak boleh ditangkap dan yang boleh ditangkap. Pelanggaran terhadap peraturan jenis yang boleh ditangkap bisa dikenai denda Rp 250 juta.

Beberapa ikan yang dilindungi adalah Napoleon, Hiu Martil, Bambu Laut, Hiu Koboi, Pari manta, Kuda Laut, Cardinal fish, dan lain-lain. Sedangkan jenis ikan yang boleh diambil adalah ikan tuna, makarel, dan lain-lain.

Budidaya Perikanan Tangkap

2. Usaha Perikanan Budidaya (Akuakultur)

Jenis bisnis perikanan dengan modal yang tidak sebesar kapal, bisa menjalankan usaha akuakultur. Bisnis tersebut dilakukan dengan menempatkan ikan dalam kolam pemeliharaan. Ikan tersebut akan berkembang biak menjadi lebih banyak, sehingga bisa dijual dengan harga tertentu. Proses pemeliharaan juga biasanya tidak rumit, sehingga bisa dipakai untuk mendapatkan banyak keuntungan.

Beberapa bisnis perikanan budidaya yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat adalah budidaya lele, ikan nila, ikan gurami, ikan patin, dan lain sebagainya. Ada banyak alternatif yang murah dalam membudidaya ikan ini. Namun, pastikan kamu yang berniat melakukan perlu menguasai kemampuan khusus dan bekal pengetahuan untuk hasil lebih sempurna.

Jika kamu adalah pemula dalam bidang perikanan dan ingin memulai dari hal yang mudah, bisa mencoba melakukan budidaya terhadap ikan lele. Tidak perlu semen yang mahal dalam menyediakan teman hidup dan berkembang biaknya. Kamu hanya perlu menggunakan terpal yang tidak bocor dan itu sudah bisa berperan mirip dengan kolam.

3. Usaha Perikanan Pengolahan

Jenis usaha perikanan yang terakhir adalah perikanan pengolahan. Aktivitas jenis ketiga ini berfungsi untuk meningkatkan nilai jual dari hanya sekedar menjual ikan mentah. Sebagian besar produknya diarahkan pada penggunaan tujuan primer konsumen. Kegiatan bisnis perikanan yang satu ini selalu berusaha untuk lebih dikenal oleh masyarakat.

Contoh dari produk usaha perikanan pengolahan adalah nugget ikan, kerupuk ikan, bakso ikan, sarden kaleng, dimsum ikan, dan lain-lain. Bahkan produk ikan yang juga banyak dijual bisa berupa minyak ikan yang kaya akan Omega 3 dan Omega 6. Saat ini industri yang satu ini sudah memiliki banyak skala pembuatan, mulai dari industri rumah tangga sampai dengan pabrik besar.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles